Selasa, 28 Februari 2023 15:11:20 WIB

Tiongkok promosikan kendaraan listrik di Panama
Otomotif

ANTARA - AP Wira

banner

Pengunjung melihat baterai berbentuk pisau yang diproduksi oleh produsen kendaraan energi baru (NEV) China BYD di Guangzhou, Provinsi Guangdong, Tiongkok pada 15 Oktober 2021. (ANTARA/Xinhua/Deng Hua)

PANAMA, RAdio Bharata Online  - Sejumlah produsen dan pengekspor kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) Tiongkok, termasuk sepeda motor, sepeda, dan bahkan skuter, unjuk gigi dalam ajang Panama E-Mobility Expo 2023 dan menekankan minat mereka untuk mempromosikan kendaraan listrik di Panama.

Pameran ini dirancang untuk memacu perkembangan sektor tersebut, pameran yang berlangsung pada 25-26 Februari itu juga menarik berbagai perusahaan dari Jerman, Kolombia, Amerika Serikat, Inggris, Korea Selatan, dan Panama.

Kendaraan listrik siap mencatatkan "ledakan" tahun ini di negara Amerika Tengah tersebut, dengan didukung Undang-Undang (UU) tentang Mobilitas Listrik yang ditetapkan pada April 2022 oleh Presiden Panama Laurentino Cortizo.

UU tersebut mulai berlaku 2023 guna mendorong badan pemerintah dan perusahaan beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik, ungkap German Mendez, manajer komersial produsen mobil listrik Tiongkok BYD di Panama.

"Untungnya, Panama memiliki energi yang baik. Panama memiliki infrastruktur kelistrikan untuk dapat mendukung permintaan yang tentunya harus terus tumbuh," kata Mendez.

Mendez menyebut Panama telah memiliki lebih dari 200 stasiun pengisian daya untuk kendaraan listrik. Perusahaan BYD memperkirakan pangsa pasarnya akan tumbuh 40 hingga 50 persen pada 2023, setelah memperluas bisnisnya selama dua tahun terakhir, tambah Mendez.

Sementara itu, Moises Soto, manajer komersial produsen mobil Tiongkok Geely Auto, mengatakan UU baru itu memberikan dorongan signifikan pada sektor kendaraan listrik di Panama.

"UU Mobilitas Listrik telah banyak membantu kami untuk membuka pintu yang kami pikir tertutup bagi kami," jelas Soto.

Geely meluncurkan sebuah kendaraan hybrid ringan bermuatan tujuh penumpang pada pekan depan. Kemudian, pada Juni, Geely akan menghadirkan mobil listrik murni pertamanya di Panama. Dalam kesempatan itu, Diego Castillero, manajer NIU Technologies di Panama yang berspesialisasi dalam kendaraan listrik mikromobilitas perkotaan, menyoroti peluang bisnis besar yang ada dalam transisi ke kendaraan listrik.

UU baru tersebut, bersama dengan pasar yang lebih kompetitif, akan mempercepat pengadopsian kendaraan listrik, menurut Luis Felipe Gomez, manajer komersial divisi Energi Hijau di pabrikan baterai Casa de las Baterias.

"Mengingat pasar mulai terbuka, kendaraan listrik akan lebih mudah diakses oleh masyarakat biasa," kata Gomez.

Tren tersebut juga akan membantu Panama mendapatkan infrastruktur yang lebih baik dan menjadi "lebih hijau."  (ANTARA)
 

Komentar

Berita Lainnya

Wuling Air ev Laku Keras di Indonesia Otomotif

Sabtu, 21 Januari 2023 10:17:42 WIB

banner
CFMoto Akan Pasarkan Motor Bermesin Superbike Otomotif

Sabtu, 28 Januari 2023 19:19:35 WIB

banner
Motor Listrik Buatan Indonesia Otomotif

Selasa, 31 Januari 2023 13:27:50 WIB

banner