Senin, 25 Agustus 2025 15:31:13 WIB

Tiongkok Membuat Terobosan dalam Menyederhanakan Prosedur Bea Cukai
Ekonomi

Eko Satrio Wibowo

banner

Sun Meijun, Kepala Administrasi Umum Kepabeanan Tiongkok (CMG)

Beijing, Radio Bharata Online - Tiongkok telah mencapai terobosan dalam menyederhanakan prosedur kepabeanan, dengan langkah-langkah yang diambil untuk meningkatkan pembangunan sistem kepabeanan cerdas dan mencapai integrasi prosedur kepabeanan nasional, kata Sun Meijun, Kepala Administrasi Umum Kepabeanan Tiongkok, dalam konferensi pers pada hari Senin (25/8) di Beijing.

Sun memberikan pengarahan kepada media tentang pencapaian kepabeanan Tiongkok dalam menjaga perbatasan dan mendorong pembangunan berkualitas tinggi selama periode Rencana Lima Tahun ke-14 (2021-2025).

"Kami berkomitmen pada inovasi kelembagaan dan transformasi berbasis teknologi, memperkuat pengembangan sistem kepabeanan cerdas secara komprehensif, dan sepenuhnya mencapai kepabeanan terintegrasi nasional. Sistem Jendela Tunggal untuk perdagangan internasional telah menjadi gerbang digital yang menghubungkan Tiongkok dan dunia melalui perdagangan global. Sistem ini kini menawarkan 964 layanan daring di 25 kategori utama, yang pada dasarnya mencakup semua aspek perdagangan lintas batas. Menangani prosedur kepabeanan secara daring atau melalui perangkat seluler telah menjadi praktik yang lumrah," ujarnya.

"Model pengawasan untuk transportasi multimoda yang melibatkan moda transportasi darat, kereta api, perairan, dan udara memungkinkan deklarasi tunggal dan satu konosemen untuk seluruh proses logistik. Sistem inspeksi penumpang pintar telah diterapkan di 80 persen bandara kami, memungkinkan proses perizinan yang lancar dan cepat bagi para pelancong. Upaya berkelanjutan untuk memfasilitasi perdagangan lintas batas telah meningkatkan lingkungan bisnis di pelabuhan secara signifikan," jelas Sun.

Tiongkok telah menambah dan memperluas 40 pelabuhan masuk sejak 2021, sehingga total pelabuhan masuk negara tersebut menjadi 311. Tiongkok kini berada di peringkat tiga mitra dagang teratas bagi 157 negara dan wilayah di seluruh dunia.

Komentar

Berita Lainnya

Seperempat abad yang lalu Ekonomi

Kamis, 6 Oktober 2022 13:29:54 WIB

banner
Huawei mengumumkan Ekonomi

Kamis, 20 Oktober 2022 10:1:4 WIB

banner