Kamis, 28 Agustus 2025 13:39:33 WIB

Pakar Sri Lanka: KTT SCO akan Memajukan Semangat Shanghai
International

Eko Satrio Wibowo

banner

Manjula Gajanayake, Direktur Eksekutif Institut Reformasi Demokratis dan Studi Pemilu di Sri Lanka (CMG)

Sri Lanka, Radio Bharata Online - Seorang pakar Sri Lanka memandang KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai atau Shanghai Cooperation Organization (SCO) 2025 yang akan datang sebagai peluang penting untuk memajukan Semangat Shanghai, dengan menekankan multilateralisme sebagai tugas dan kekuatan organisasi tersebut.

KTT tersebut dijadwalkan berlangsung pada 31 Agustus hingga 1 September 2025 di Kotamadya Tianjin, Tiongkok utara.

Dalam wawancara eksklusif dengan China Media Group (CMG), Manjula Gajanayake, Direktur Eksekutif Institut Reformasi Demokratis dan Studi Pemilu (IRES) di Sri Lanka, selaku mitra dialog SCO, memuji kepemimpinan Tiongkok dalam organisasi tersebut, dan menekankan bahwa KTT itu akan berfungsi sebagai platform untuk meningkatkan sistem tata kelola global dan mempromosikan Semangat Shanghai sebagai prinsip-prinsip dasar SCO.

Ia menekankan potensi KTT SCO 2025 untuk mengubah prinsip-prinsip tersebut menjadi tindakan nyata di dunia yang menghadapi peningkatan ketegangan dan perubahan yang cepat.

"Semangat Shanghai adalah tentang kepercayaan, saling menguntungkan, dan rasa hormat dalam berbagai budaya, sembari mengupayakan kesejahteraan bersama. Di dunia saat ini yang penuh ketegangan dan perubahan cepat, KTT ini merupakan kesempatan untuk mewujudkan gagasan-gagasan tersebut. Ada pepatah terkenal, ketika orang-orang bersatu dalam tujuan, mereka dapat memindahkan gunung. SCO benar-benar menunjukkan hal ini dengan menyatukan negara-negara untuk membangun keamanan, kemakmuran, dan kepercayaan di seluruh Eurasia. KTT ini dapat membuktikan bahwa Semangat Shanghai lebih dari sekadar kata-kata. Ini adalah cara nyata untuk membangun stabilitas dan kemakmuran di dunia dengan banyak kekuatan," jelas Gajanayake.

Ia mencatat peran berpengaruh Tiongkok dalam SCO, memuji upaya Tiongkok untuk menyelenggarakan KTT yang produktif, serta memenuhi peran kepemimpinannya sebagai pemegang jabatan presiden bergilir organisasi tersebut untuk periode 2024-2025.

"Tiongkok memainkan peran kunci dalam SCO dengan memimpin persiapan KTT. Tiongkok menetapkan nada untuk persatuan, kerja sama, dan mencapai hasil nyata. Visi Tiongkok untuk membangun komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia, serta inisiatif pembangunan, keamanan, dan peradaban globalnya, menawarkan jalur yang jelas dan selaras dengan tujuan SCO," ujarnya.

Pakar tersebut juga menekankan peran penting organisasi tersebut dalam menegakkan tatanan internasional pasca-Perang Dunia II dan meningkatkan tata kelola global.

"KTT ini berlangsung di saat yang penting, peringatan delapan puluh tahun kemenangan dalam Perang Dunia II dan berdirinya Perserikatan Bangsa-Bangsa. KTT ini mengingatkan kita bahwa perdamaian, keamanan, dan kemakmuran tidak terjadi secara kebetulan. KTT ini membutuhkan upaya dan tanggung jawab bersama dari semua pihak. KTT ini dapat mendorong aksi bersama di bidang keamanan, perdagangan, konektivitas, dan pertukaran antarmasyarakat, menjadikan kerja sama regional sebagai fondasi bagi stabilitas global. Saya juga ingin mengingatkan bahwa, seperti yang pernah dikatakan oleh mantan Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan, kita mungkin memiliki agama yang berbeda, bahasa yang berbeda, warna kulit yang berbeda, tetapi kita semua adalah satu ras manusia. Menjaga semangat tersebut melalui multilateralisme bukan hanya tugas SCO. Melainkan kekuatannya," ujar Gajanayake.

SCO, yang didirikan pada tahun 2001 di Shanghai oleh Tiongkok, Kazakhstan, Kirgistan, Rusia, Tajikistan, dan Uzbekistan, telah berkembang dari organisasi regional menjadi organisasi trans-regional dengan 10 anggota penuh, dua negara pengamat, dan 14 mitra dialog, yang mencakup lebih dari 60 persen daratan Eurasia dan hampir setengah dari populasi dunia.

Komentar

Berita Lainnya

Forum Pangan Dunia ke-2 yang dibuka di Roma International

Selasa, 18 Oktober 2022 23:8:41 WIB

banner
Giorgia Meloni International

Sabtu, 22 Oktober 2022 11:57:58 WIB

banner