
Kamis, 28 Agustus 2025 15:47:37 WIB
Kehadiran Putin di Peringatan Hari Kemenangan Dinilai Tunjukkan Tekad Tiongkok-Rusia untuk Pertahankan Kemenangan Perang Dunia II
International
Eko Satrio Wibowo

Hong Lei, Asisten Menteri Luar Negeri Tiongkok (CMG)
Beijing, Radio Bharata Online - Kehadiran Presiden Rusia, Vladimir Putin, pada peringatan Hari Kemenangan di Tiongkok pada 3 September 2025 menunjukkan komitmen bersama Tiongkok dan Rusia untuk menjaga kemenangan Perang Dunia II, kata Asisten Menteri Luar Negeri Tiongkok, Hong Lei, di Beijing pada hari Kamis (28/8).
Dalam konferensi pers, Hong menyatakan bahwa Tiongkok dan Rusia, sebagai medan perang utama Perang Dunia II di Asia dan Eropa, memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kemenangan perang tersebut.
"Delapan puluh tahun yang lalu, Tiongkok dan Uni Soviet, sebagai medan perang utama di Asia dan Eropa melawan fasisme selama Perang Dunia II, menjadi tulang punggung perlawanan terhadap militerisme dan fasisme, dengan menanggung pengorbanan nasional yang luar biasa. Rakyat kedua negara berjuang berdampingan dan saling mendukung, menyelamatkan bangsa mereka dari bahaya dan mengamankan masa depan umat manusia, sehingga memberikan kontribusi yang menentukan bagi kemenangan Perang Anti-Fasis Dunia," ujar Hong.
"Pada bulan Mei, Presiden Xi Jinping melakukan kunjungan kenegaraan ke Rusia dan menghadiri perayaan peringatan 80 tahun Kemenangan dalam Perang Patriotik Raya Uni Soviet atas undangan Presiden Putin. Kedua pemimpin mencapai konsensus yang luas dan mengirimkan pesan yang kuat bahwa kebenaran sejarah Perang Dunia II tidak boleh diputarbalikkan, hasil kemenangan tidak boleh disangkal, dan tatanan internasional pascaperang tidak boleh diganggu gugat. Kehadiran Presiden Putin pada peringatan Hari Kemenangan Tiongkok pada 3 September menunjukkan kemitraan strategis komprehensif tingkat tinggi Tiongkok-Rusia dalam koordinasi untuk era baru dan komitmen bersama mereka untuk menjaga hasil Perang Dunia II," jelasnya.
Tiongkok akan menggelar parade militer besar-besaran pada 3 September 2025 untuk memperingati 80 tahun kemenangan dalam Perang Perlawanan Rakyat Tiongkok Melawan Agresi Jepang dan Perang Anti-Fasis Dunia.
Komentar
Berita Lainnya
Peng Liyuan menyerukan upaya global untuk mendorong pendidikan bagi anak perempuan dan perempuan ke arah yang lebih adil lebih inklusif dan lebih berkualitas dan kontribusi untuk mempromosikan pembangunan berkelanjutan global dan membangun komunitas dengan masa depan bersama untuk manusia International
Rabu, 12 Oktober 2022 8:34:27 WIB

Presiden RI Joko Widodo memuji gaya kepemimpinan Presiden Tiongkok International
Senin, 17 Oktober 2022 13:29:21 WIB

Forum Pangan Dunia ke-2 yang dibuka di Roma International
Selasa, 18 Oktober 2022 23:8:41 WIB

Giorgia Meloni International
Sabtu, 22 Oktober 2022 11:57:58 WIB

Sebuah insiden kebakaran terjadi di Gunung Kilimanjaro di Tanzania International
Minggu, 23 Oktober 2022 15:24:53 WIB

Serangan udara oleh militer Myanmar menewaskan lebih dari 60 orang International
Selasa, 25 Oktober 2022 10:2:29 WIB
