
Kamis, 25 Agustus 2022 8:54:15 WIB
Sejak bulan Juli-Agustus lalu
Tiongkok
Adelia Astari
(Getty Images)
Sejak bulan Juli-Agustus lalu, kawasan sepanjang Sungai Yangtze Tiongkok mengalami curah hujan terendah sejak tahun 1961, beberapa tempat mengalami kekeringan serius yang masih berkelanjutan. Menghadapi bencana kekeringan serius di Sichuan dan Chongqing, pada tanggal 22 Agustus lalu, Komisi Penanggulangan Bencana Nasional dan Badan Pengelolaan Darurat menghidupkan tanggap darurat penanggulangan bencana tingkat nasional IV, serta mengirim tim kerjanya ke daerah bencana, membimbing dan membantu pemerintah setempat menjalankan pekerjaan penanggulangan bencana dengan baik seperti memberikan bantuan kepada warga yang terdampak bencana. Kini, bencana kekeringan dan bencana banjir terjadi di berbagai tempat di Tiongkok, pekerjaan penanggulangan bencana masih berada dalam masa kritis. Presiden Xi Jinping berkali-kali menyampaikan pesan penting untuk pekerjaan penanggulangan bencana banjir dan kekeringan.
Presiden Xi sangat memperhatikan pekerjaan penanggulangan bencana dan berkali-kali menyampaikan pesan pentingnya di berbagai tempat.
Pada tanggal 16 Agustus lalu, di Jinzhou Provinsi Liaoning, saat menyimak laporan penanggulangan bencana, beliau mengatakan, pemerintah berbagai tingkat harus mempertahankan prinsip memprioritaskan rakyat dan jiwa, meningkatkan pengawasan terhadap bencana banjir, menemukan serta menangani segala risiko dan bahaya secara tepat waktu, melakukan berbagai tindakan pencegahan bencana dengan baik, mengevakuasi penduduk setempat dengan baik, dan menjamin keamanan mereka.
Presiden Xi sangat memperhatikan bencana banjir dan pekerjaan penanggulangan bencana.
Menghadapi bencana banjir dan kekeringan, badan pengambil kebijakan harus bersiap-siaga, dari pemerintah lokal sampai pemerintah pusat, prinsip memprioritaskan rakyat harus selalu dipertahankan.
Xi Jinping menunjukkan, berjuang melawan bencana merupakan subjek abadi dari kehidupan dan perkembangan manusia. Dalam menghadapi tugas sulit tersebut, satu-satunya cara untuk menanganinya adalah meningkatkan kemampuan pencegahan dan penanggulangan secara menyeluruh.
Rehabilitasi dan rekonstruksi memiliki poin utama, yakni mencegah agar tidak ada warga yang kembali jatuh dalam kemiskinan karena bencana, dan mencegah timbulnya wabah pasca bencana, serta mengurangi kerugian secara maksimal. Rehabilitasi juga harus memiliki terobosan, yakni merencanakan rekonstruksi pasca bencana dengan baik, agar penduduk di daerah bencana segera terlepas dari bencana dan dapat memulai kehidupan baru yang indah.
Pewarta: CRI
Komentar
Berita Lainnya
Produsen kereta api Tiongkok, CRRC Changke Co., Ltd. membuat generasi baru kereta antarkota hibrida di Tiongkok pada Minggu (2/10). Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 14:26:6 WIB

Wakil Duta Besar Tiongkok untuk PBB Geng Shuang pada hari Jumat 30 September lalu mengatakan Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 14:48:4 WIB

Petani di wilayah Changfeng Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 14:51:7 WIB

Pembalap Formula 1 asal Tiongkok Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 15:19:35 WIB

Tiongkok mendesak AS untuk mengakhiri kekerasan polisi terhadap orang kulit hitam Amerika selama sesi PBB Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 16:45:29 WIB

Pemasangan Atap Beton Pertama Terowongan Jalan Raya Terpanjang di Provinsi Jiangsu Tiongkok Telah dimulai Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 17:25:54 WIB

Tiongkok ingin mengoptimalkan struktur ekonomi negara Tiongkok
Selasa, 4 Oktober 2022 17:30:30 WIB
