Jumat, 11 Desember 2020 6:21:35 WIB

Enam Kepala Daerah di Jatim Positif COVID-19, Tiga di Antaranya Meninggal
Tiongkok

Bagas Sumarlan

banner

Foto: Edi Wahyono

Sebanyak enam kepala daerah di Jawa Timur terpapar COVID-19. Dari data yang dihimpun detikcom, tiga di antaranya meninggal dunia.

Hari ini, Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengumumkan jika dirinya terkonfirmasi positif COVID-19. Pengumuman ini disampaikan Thoriq melalui video yang diunggah di twitternya @thoriqul_haq, pagi ini pukul 06.00 WIB.

"MASYARAKAT LUMAJANG yg saya cintai. Setelah tes swab pertama, yg hasilnya NEGATIF, saya disarankan utk tes swab kedua, dan hasilnya saya POSITIF COVID-19," tulis Thoriq dalam caption twitternya yang dilihat detikcom di Surabaya, Jumat (11/12/2020).

Kini, Thoriq tengah melakukan isolasi mandiri. Dia juga menyebut kondisinya sehat dan bugar. Namun, tim dokter nanti akan memeriksa apakah Thoriq memiliki gejala klinis atau tidak. Thoriq juga meminta doa kepada masyarakat agar lekas diberikan kesembuhan.

Sebelum Thoriq, pada awal Desember, Wali Kota Malang Sutiaji mengumumkan jika dirinya positif COVID-19. Pernyataan Sutiaji ini disampaikan melalui akun instagram resminya @sam.sutiaji. Dalam unggahan video pendek berdurasi 4 menit 42 detik itu, Sutiaji menjelaskan bagaimana sampai dirinya dinyatakan positif COVID-19.

"Hasil lab kemarin malam, kami dinyatakan positif (COVID-19). Kami awalnya batasi diri sambil tunggu hasil dari beberapa pemeriksaan yang dilakukan oleh Labkesda dan RSUD. Tahapan- tahapan yang kami lakukan adalah rapid, hasilnya negatif, terus cek darah generasi check up non reaktif. Karena saya merasa badan gak enak, maka saya harus batasi diri, sehingga tidak bisa beraktifitas," kata Sutiaji seperti dilihat detikcom di akun instagramnya, Selasa (1/12/2020), siang.

Usai sepekan dirawat, Sutiaji telah dinyatakan sembuh dengan hasil swab negatif pada Senin (7/12). Sutiaji juga telah beraktivitas seperti biasa.

Sementara kepala daerah di Jatim yang sempat positif COVID-19 yakni Bupati Jombang Mundjidah Wahab. Mundjidah dinyatakan positif di pertengahan November dan menjalani Isolasi mandiri di Rumah Dinas Bupati Jombang, sebelum dirawat di RSU dr Soetomo, Surabaya.

Usai dirawat di RSU dr Soetomo selama dua pekan, kini Mundjidah telah dinyatakan sembuh dan masih menjalani isolasi mandiri di kediamannya.

Sementara itu, kepala daerah yang meninggal akibat COVID-19 yakni Wakil Wali Kota Probolinggo HM Soufis Subri. Ia sempat dirawat di RSUD Dr Mochamad Saleh Kota Probolinggo, selama 2 hari, Sabtu (21/11) dan Minggu (22/11). Karena kondisinya kurang baik, akhirnya Subri dirujuk ke RSU dr Soetomo Surabaya.

Politisi Partai Demokrat itu berjuang melawan COVID-19 selama 17 hari di RSU dr Soetomo Surabaya dan menghembuskan nafas terakhirnya pada Rabu (9/12/2020).

Sebelumnya, Bupati Situbondo Dadang Wigiarto menghembuskan nafas terakhir pada Kamis (26/11) pukul 16.30 WIB. Ia dinyatakan positif COVID-19 pada Selasa, (24/11) usai menjalani perawatan medis di RSUD dr Abdoer Rahem.

Terakhir, kepala daerah yang meninggal terpapar COVID-19 yakni Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin. Cak Nur sapaan akrabnya meninggal pada Sabtu (22/8). Cak Nur sebelumnya mengalami sesak nafas dan dibawa ke RSUD Sidoarjo sekitar pukul 09.00 WIB. Namun sekitar pukul 15.10 WIB dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat perawatan intensif.

https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-5290996/enam-kepala-daerah-di-jatim-positif-covid-19-tiga-di-antaranya-meninggal/2

Komentar

Berita Lainnya