Selasa, 15 Desember 2020 0:37:34 WIB

Isu Risma Ditawari Jadi Mensos Ditepis Partai Sendiri
Tiongkok

Bagas Sumarlan

banner

Tri Rismaharini (Foto: Esti Widiyana)

Isu menjadi Menteri Sosial di kabinet Presiden Joko Widodo menghinggapi Tri Rismaharini atau Risma. Sosok wali kota Surabaya itu disebut-sebut sudah ditelepon langsung Jokowi. PDIP yang menaungi Risma membantah isu santer posisi Mensos.

Isu Risma jadi Mensos ini mulanya diembuskan pengurus PSI Surabaya. PSI mengklaim Risma sudah dihubungi langsung RI-1 dan ditawari menjadi Mensos.

Adalah Plt Ketua DPD PSI Surabaya, Yusuf Lakaseng yang menyebut informasi valid Risma akan menjabat Mensos dari sumber orang terdekat. Informasi tersebut santer terdengar Minggu (13/12). Apalagi, setelah ini jabatan Risma sebagai Wali Kota Surabaya akan habis karena sudah 2 periode.

"Informasi yang saya bilang valid dari sumber valid yang saya dapat. Bu Risma kemungkinan akan jadi mensos, Pak Jokowi sudah menelepon Bu Risma, kita tunggu aja," ujar Yusuf Lakaseng saat dikonfirmasi detikcom, Senin (14/12/2020).

Baginya, Risma selama menjabat sebagai Wali Kota Surabaya merupakan pemimpin yang berprestasi dan memiliki jiwa sosial tinggi.

"Sebagai kepala daerah beliau adalah pemimpin berprestasi, jiwa sosialnya tinggi, melayani masyarakat. Figurnya pas lah jadi Mensos. Memang bisa jadi ada pertimbangan menteri lain, tapi Bu Risma lebih cocok mensos. Modal pemerintahannya kan melayani masyarakat, jadi tupoksinya pas ke itu," bebernya.

PDIP angkat suara soal isu Risma mendapat tawaran menjabat Mensos. PDIP belum mendengar hiruk pikuk isu Risma jadi Mensos.

"Saya belum mendengar adanya informasi adanya tawaran Presiden Jokowi kepada Bu Risma untuk menjadi Menteri Sosial menggantikan Juliari," kata Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah kepada wartawan, Senin (14/12).

Basarah menegaskan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri yang memiliki hak untuk mengusulkan kadernya sebagai pengganti Mensos kepada Presiden Jokowi. Menurutnya, itu merupakan hak prerogatif Megawati.

"Urusan mengenai siapa kader PDI Perjuangan yang akan ditugaskan dan diusulkan kepada Presiden menjadi menteri Kabinet Indonesia Maju adalah wewenang dan hak prerogatif Bu Mega sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan," tegasnya.

Basarah juga menyebut PDIP telah menyerahkan keputusan mengenai usulan nama pengganti Mensos Juliari kepada Megawati Soekarnoputri. Nantinya, usulan itu akan diberikan kepada Presiden Jokowi.

Bagaimana respons Risma? Saat ditemui di rumah dinasnya Jalan Sedap Malam, Risma justru mengaku tidak tahu akan isu yang beredar padanya. Risma pun kaget saat ditanya wartawan soal tawaran menjadi mensos.

"Sopo sing ngomong? (Siapa yang bilang?). Awakmu paling, iyo? (Kamu paling, ya?)," kata Risma dengan ekspresi kaget di rumah dinasnya Jalan Sedap Malam, Senin (14/12).

Risma juga tampak bingung saat ditanya apakah sudah ada tawaran menduduki kursi Mensos. Jika pun ada tawaran, wali kota dua periode ini melihat terlebih dulu dari Ketum PDIP Megawati Soekarno Putri.

"Seng nawari sopo? (Yang nawari siapa?). Nanti kita lihat lah, saya lihat Ibu Mega saja," ujarnya.

https://news.detik.com/berita/d-5295203/isu-risma-ditawari-jadi-mensos-ditepis-partai-sendiri/2

Komentar

Berita Lainnya