Sabtu, 12 Desember 2020 8:7:40 WIB

Tanggul Sungai di Lumajang Jebol, Puluhan Hektare Lahan Pertanian Terendam
Tiongkok

Bagas Sumarlan

banner

Tanggul sungai di Lumajang jebol/Foto: Nur Hadi Wicaksono

Tanggul Sungai Sempu di Desa Darungan, Kecamatan Yosowilangun jebol sepanjang 12 meter. Tanggul tersebut tak mampu menahan debit air yang meningkat.

Air sungai akhirnya masuk ke area persawahan warga. Akibatnya, sekitar 55 hektare lahan pertanian warga terendam banjir.

Tanaman petani yang berupa padi, jagung, cabai dan tomat terendam banjir setinggi hampir satu meter. Para petani terancam rugi ratusan juta rupiah.

"Tanaman petani yang terendam sekitar 55 hektare berupa cabai, tomat, padi. Petani terancam gagal panen karena besarnya banjir," ujar Dodik Virawantoyo, petani Desa Darungan kepada detikcom, Minggu (12/12/2020).

Hal yang sama juga disampaikan Buari (55), petani lainnya. "Kalau banjir seperti ini tanaman petani berupa cabe, tomat, kacang bisa mati," ujar Buari.

Jebolnya tanggul sungai tersebut terjadi setelah hujan mengguyur sejak Jumat (11/12). Sungai Sempu tak mampu menahan debit air. Sehingga tanggul jebol sepanjang kurang lebih 12 meter.

"Hujan mulai kemarin sehingga Sungai Sempu tak mampu menahan debit air sehingga tanggulnya jebol. Air banjir langsung menggenangi lahan pertanian warga," ujar Kepala Desa Darungan, Eko Nurhadi.

Petani berharap pemerintah segera memperbaiki tanggul yang jebol. Sehingga lahan pertanian warga yang terendam banjir tidak semakin luas.

"Sungai ini rawan meluap saat terjadi musim hujan karena sungai sudah tak mampu menampung debit air. Sehingga harapannya ada bantuan pembangunan TPT di Sungai Sempu," pungkasnya.

https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-5292498/tanggul-sungai-di-lumajang-jebol-puluhan-hektare-lahan-pertanian-terendam/2

Komentar

Berita Lainnya