Minggu, 13 November 2022 8:2:46 WIB

B20 Investment Forum Tandatangani 18 MOU Senilai 75T Rupiah
Ekonomi

AP Wira - Radio Bharata Online

banner

Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia menggelar acara B20 Investment Forum di Bali [foto:kadin.id]

NUSA DUA, Radio Bharata Online - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia selaku penyelenggara B20 menggelar acara B20 Investment Forum yang diselenggarakan pada, Jumat (11/11/2022) di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) I, Bali. Acara ini merupakan salah satu rangkaian dari sideline event dari B20 Summit yang bertujuan mendorong pemulihan global pasca pandemi.

Dengan peluang investasi yang dimiliki Indonesia, B20 Indonesia juga memastikan agar Presidensi yang dipegang pada tahun ini dapat berdampak pada peningkatan investasi dalam negeri, khususnya untuk proyek strategis yang berkorelasi dengan tema besar dan prioritas G20, yakni perbaikan sistem kesehatan, akselerasi transisi energi hijau hingga peningkatan digitalisasi.

Seperti dikutip dari laman kadin.id,  sebagai salah satu negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara disertai pertumbuhan ekonomi dan angka usia produktif yang besar, B20 Investment Forum diharapkan dapat menjadi penghubung yang mengkoneksikan investor global untuk berinvestasi di Indonesia sebagai emerging-developing countries ke tataran global.

B20 Investment Forum terdiri atas 3 kegiatan utama. Yakni Investment Forum, Memorandum of Understanding (MoU) Signings, dan B2B Business Matchmaking Meeting. B20 Investment Forum telah berhasil menjajaki peluang investasi dengan 18 perusahaan dari 11 negara untuk kemudian menandatangani MOU senilai 75 Triliun Rupiah.

Peluang investasi yang telah dijajaki oleh KADIN Indonesia dilakukan dalam rangkaian roadshow B20 ke berbagai negara sepanjang tahun 2022 antara lain ke Amerika Serikat, Kanada, Belgia, Jerman, Belanda, Cina, Singapura, Turki, Korea, Jepang, Australia, India, serta Perancis, KADIN Indonesia selaku penyelenggara B20 juga berupaya meningkatkan kerjasama bilateral antar negara

Business Matchmaking Meeting (B2B) juga menjadi salah satu agenda krusial dalam B20 Investment Forum untuk upaya akselerasi peningkatan kerjasama perdagangan dan investasi melalui 6 cluster sektor usaha penting, yaitu:

Cluster 1: Digitalization and Startup; Financial and Insurance; Infrastructure and Construction; and Transportation and Logistics

Cluster 2: Manufacturing and Industry 4.0; Sustainable Energy; Textile and Fashion

Cluster 3: Agriculture; and Blue Economy

Cluster 4: Mining Industry; and Heavy Industry

Cluster 5: Furniture and Household; and Tourism and Hospitality

Cluster 6: Healthcare

B20 Investment Forum juga menjadi platform dialog publik antara kementerian, pelaku usaha serta pemangku kepentingan lainnya dalam mengulas prioritas investasi yang diperlukan untuk mendorong perkembangan, percepatan pembangunan serta pemulihan ekonomi global.

Tingginya minat investor dari berbagai negara untuk berinvestasi di Indonesia tak lepas dari langkah strategis melalui penyelarasan agenda prioritas B20 yang ditindaklanjuti KADIN Indonesia dengan mengundang investor yang tidak hanya berasal dari negara-negara G20 semata. Tetapi juga dari negara lainnya seperti Singapore dan United Emirates Arab.

Ketua Umum KADIN Indonesia, Arsjad Rasjid mengatakan banyaknya negara yang berinvestasi di Indonesia tak lepas dari peran pemerintah dibantu oleh sektor swasta untuk terus melakukan reformasi birokrasi dan struktural.

Arsjad juga menuturkan bahwa KADIN Indonesia terus mendorong investasi melalui seluruh rangkaian gelaran B20 untuk memperkuat Indonesia dalam menghadapi tantangan ekonomi kedepannya. Selain itu, ia menilai investasi di Indonesia harus terus ditingkatkan untuk membangun dan menguatkan pasar domestik di tengah ancaman resesi maupun krisis global yang diprediksi akan memanas pada tahun depan.

Chair of B20, Shinta W. Kamdani juga mengatakan bahwa B20 Indonesia telah memastikan bahwa pelaksanaan B20 memberikan dampak bagi peningkatan investasi Indonesia, tidak hanya dengan menghasilkan rekomendasi kebijakan serta legacy. Sehingga nilai investasi sebesar lebih dari 75 triliun rupiah yang ditandatangani dalam B20 Investment Forum, kami yakini akan berlanjut melalui kesepakatan-kesepakatan investasi lainnya yang bisa bermanfaat untuk mendorong pemulihan ekonomi Indonesia melalui kerjasama dengan sektor bisnis global.

Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia juga turut hadir dalam pembukaan acara B20 Investment Forum mengatakan bahwa negara Indonesia berhasil mencapai target Investasi pada tahun 2021 di tengah tingginya pandemi COVID-19. Kepemimpinan Jokowi yang didukung oleh dunia usaha mampu menyeimbangkan antara pemulihan ekonomi dan pemulihan kesehatan di tengah situasi pandemi.

Bahlil juga mengatakan, pemerintah selalu menggandeng dan berkolaborasi dengan swasta terutama KADIN Indonesia untuk memajukan perekonomian nasional, baik dengan cara mengundang investor asing maupun dalam negeri. Bagi investor asing, Bahlil bahkan hanya memberikan syarat agar mengikuti aturan yang berlaku, membawa teknologi terbarukan dan menggandeng pengusaha daerah serta UMKM sebagai mitra.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jenderal TNI (HOR) Luhut Binsar Panjaitan yang hadir untuk memberikan sambutan khusus dalam acara ini mengatakan perekonomian Indonesia sedang tumbuh pesat dibandingkan negara-negara lain pascapandemi. Sebagai negara besar, Indonesia, tambah Luhut, memiliki banyak potensi yang tidak dimiliki negara lain dan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi investor dari berbagai negara.

Luhut meyakinkan, semua kebijakan yang diambil oleh pemerintah selalu cermat dan memperhitungkan dampaknya bagi generasi yang akan datang. Ia menambahkan, pemerintah membuka tangan sebesar-besarnya kepada investor yang juga mendukung langkah Indonesia dalam mengurangi emisi karbon dan mengimplementasikan teknologi baru yang ramah lingkungan.

B20 Investment Forum juga menjadi exclusive networking forum yang menghubungkan komunitas bisnis negara G20 melalui diskusi lintas negara terkait proyek investasi yang potensial di Indonesia. Selain itu, B20 Investment Summit ini secara langsung mempertemukan investor dengan local partner dalam agenda business matching serta akan melakukan visit daerah di Indonesia serta proyek strategis nasional yang akan diminati investor.

 

Komentar

Berita Lainnya

Krisis Ekonomi 1997 Kembali Bayangi Asia Ekonomi

Kamis, 6 Oktober 2022 13:29:54 WIB

banner